BREAKING NEWSDAERAHHUKUMNASIONALPERISTIWAPOLITIK

Ricuh, Aksi Demo di Kantor KPU Pesawaran di Warnai Aksi Saling Pukul

325
×

Ricuh, Aksi Demo di Kantor KPU Pesawaran di Warnai Aksi Saling Pukul

Sebarkan artikel ini

Pesawaran, Portal Nasional – Massa aksi dari Aliansi Masyarakat Penyelamat Pesawaran (AMPP) geruduk kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pesawaran, Senin (17/3/2025).

Petugas keamanan dari aparat gabungan TNI-Polri dikerahkan untuk mengamankan aksi demo disekitar lokasi.

Berdasarkan pantauan tim Portal Nasional, aksi demo sempat ricuh, lantaran massa aksi saling dorong antara pihak kepolisian dan massa aksi yang mencoba menerobos masuk ke kantor KPU.

Insiden itu dipicu oleh massa aksi yang ingin menyampaikan aspirasi dan bertemu langsung dengan pihak KPU Pesawaran.

“Buka jalannya!!! kami mau masuk menyampaikan aspirasi kami, ini perjuangan masyarakat untuk menegakan demokrasi di Pesawaran,” ucap salah satu demonstran.

Suasana yang awalnya tertib, tiba-tiba berubah anarkis dan saling pukul antara aparat kepolisian dan massa aksi yang diduga sempat terprovokasi.

Dengan sigap, pihak kepolisian langsung mengamankan provokator tersebut. Namun polisi belum membeberkan identitasnya.

“Wilayah ini objek vital, kami wajib melakukan pengamanan. Kalau mau masuk hanya perwakilan saja, tidak ada provokasi karena ini aksi damai,” kata Kapolres Pesawaran, AKBP Maya Henny Hitijahubessy.

“Kami tidak akan biarkan kalian semua masuk ke kantor KPU karena ini adalah objek vital, kalian semua adalah mitra saya maka harap tenang,” tambah Kapolres.

Diketahui, massa menuntut agar KPU sebagai penyelenggara dapat menegakkan amar putusan Mahkamah Konstitusi (MK) dan bersikap netral serta transparan kepada masyarakat dalam semua penyelenggaraan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Kabupaten Pesawaran.

“Ini bukan soal menang kalah dalam politik, namun hari ini KPU telah menerima dan menolak salah satu partai yang di usung, tegakkan setegak tegaknya. Jangan ada kepentingan politik ataupun titipan dari penguasa,” ujar demonstran dalam orasinya.

“Pemimpin yang diciptakan dari kesalahan berdekatan erat dengan tindakan korupsi. Siapapun Bupatinya, kami masyarakat Pesawaran, kritikus dan non parpol kita siap mengkritisi pemerintah, efek domino pasti menciptakan pemimpin yang korup,” tandasnya. (red)