DAERAH

Gelar Aksi di Kejati, LSMB Ancam Laporkan Dugaan TPPU SPAM Pesawaran ke Kejagung dan KPK

24
×

Gelar Aksi di Kejati, LSMB Ancam Laporkan Dugaan TPPU SPAM Pesawaran ke Kejagung dan KPK

Sebarkan artikel ini

Bandar Lampung, Portal Nasional – Dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dalam kasus proyek SPAM Pesawaran kembali menjadi sorotan.

Koordinator Lapangan LSMB Provinsi Lampung, Rustam Efendi, menegaskan pihaknya siap membawa persoalan tersebut ke tingkat pusat apabila penanganannya mandek di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung.

Pernyataan itu disampaikan Rustam saat memimpin aksi unjuk rasa di depan kantor Kejati Lampung, Selasa (12/5/2026).

Dalam orasinya, ia menilai unsur TPPU dalam perkara tersebut telah memiliki bukti yang cukup kuat untuk segera ditindaklanjuti aparat penegak hukum.

“Pasal TPPU itu sudah cukup bukti. Salah satunya terlihat dari aset-aset dan rumah yang sudah disita Kejati Lampung,” tegas Rustam di tengah aksi.

Ia juga mendesak aparat penegak hukum bertindak tegas dan adil tanpa pandang bulu.

“Hukum di Indonesia jangan tajam ke bawah, tumpul ke atas,” ujarnya lantang.

Menurut Rustam, jika proses hukum terus berjalan di tempat tanpa kejelasan, pihaknya tidak akan tinggal diam. LSMB Provinsi Lampung, kata dia, siap melaporkan kasus tersebut langsung ke Kejaksaan Agung dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Kalau kasus ini terus mandek, kami akan bawa dan laporkan langsung ke Kejagung dan KPK,” katanya.

Rustam menambahkan, penyitaan sejumlah aset dalam perkara ini dinilai menjadi bukti awal yang kuat terkait dugaan TPPU, sebagaimana diatur dalam UU Nomor 8 Tahun 2010. Ia menyebut adanya indikasi penyembunyian dan penyamaran asal-usul harta yang diduga berkaitan dengan proyek SPAM Pesawaran.

LSM B Provinsi Lampung, lanjutnya, berkomitmen terus mengawal kasus tersebut hingga tuntas. Bahkan, aksi yang digelar kali ini merupakan demonstrasi ketujuh yang mereka lakukan.

“Kami akan terus mengawal persoalan ini sampai ada kejelasan hukum. Ini sudah aksi ketujuh kami, dan masyarakat Pesawaran akan terus bergabung untuk menuntut keadilan,” pungkasnya. (Pn)