DAERAH

Pembangunan TK ABA Patoman Diduga Jadi Ajang Korupsi, Kepsek dan Bendahara Suami Istri

8
×

Pembangunan TK ABA Patoman Diduga Jadi Ajang Korupsi, Kepsek dan Bendahara Suami Istri

Sebarkan artikel ini

Pringsewu, Portal Nasional – Proyek Revitalisasi Paud /TK Aisiyah Bustanul Atfal (ABA) Patoman, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu diduga jadi ajang korupsi bagi Kepala Sekolah dan Bendahara Pembangunan, kedua merupakan suami istri.

Pasalnya, kegiatan pembangunan revitalisasi tersebut para guru tidak mengetahui perjalanannya.

Berawal muncul kecurigaan masyarakat karena Kepala Sekolah dan Bendahara pembangunan revitalisasi merupakan suami istri, karena sang istri juga merupakan guru pada TK ABA setempat, diduga pembangunan dilakukan secara kocok bekem oleh keduanya.

Hal ini dijelaskan sumber yang minta identitasnya dirahasiakan mengatakan wajar saja kecurigaan banyak pihak karena pembangunan revitalisasi TK ABA Patoman tersebut tidak melibat guru setempat bahkan tidak tahu menau soal alokasi dana pembangunan seperti apa, bahkan jika melihat fisik pembangunan sangat jelas tampak mark up anggaran pembangunan yang cukup besar.

Pembangunan gedung TK tersebut dengan anggaran sebesar Rp.480.juta lebih dilakukan dengan swakelola oleh pihak sekolah, sementara itu hanya digunakan untuk rehab kusen, atap baja ringan dan plapon, serta lantai kramik 3lokal gedung kecil, sementara dinding bangunan tidak ada yang direhab.

Menelisik pembangunan proyek terebut menggunakan kusen kayu dengan material kayu bukan kelas satu diduga menggunakan kayu racuk, dengan penggantian keramik dengan harga murah.

Sementara, Kepala Sekolah TK ABA Patoman Dwi Haryono saat dikonfirmasi disekolahnya pada Senin 06/10/2026 mengakui memang istrinya sebagai bendahara pembangunan, namun itu karena ditunjuk oleh Yayasan Muhammadiyah, bahkan menurutnya panitia pelaksana pembangunan juga melibatkan organisasi muhammadiyah.

“Persoalan keramik yang digunakan sudah sesuai dengan juknis dan aturan revitalisasi serta petunjuk teknis pengawas dari Disdik Pringsewu, pengawas disdik selalu datang mengawasi pembangunan kami,” jelasnya.

Bahkan Kepala TK ABA Patoman tersebut terkesan meyakini tidak lagi ada yang menyalahi karena sudah memiliki pengamanan dari pihak tertentu, bahkan untuk atap baja ringannya sudah diborong oleh pak tono dari gadingrejo.

Terdengar isu jika bangunan proyek tersebut diamankan oleh pihak tertentu dengan pembayaran hingga puluhan juta, kuat dugaan dana pembangunan revitalisasi tersebut telah terjadi penyimpangan dengan tujuan tertentu.

Sementara itu pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Pringsewu baik Kepala Bidang dan PPK hingga berita ini diturunkan belum bisa dikonfirmasi. Media ini berupaya untuk memberikan ruang untuk pihak terkait untuk keberimbangan berita agar tidak terjadi isu liar di masyarakat. (adi)