DAERAH

Tampil Memukau, SMPN 16 Pesawaran Sabet Juara 1 Pesawaran Good Talent 2026

28
×

Tampil Memukau, SMPN 16 Pesawaran Sabet Juara 1 Pesawaran Good Talent 2026

Sebarkan artikel ini

Pesawaran, Portal Nasional – UPTD SMP Negeri 16 Pesawaran yang mewakili Kecamatan Way Lima sukses meraih juara 1 dalam ajang Pesawaran Good Talent 2026 di Lapangan Kridayuana Desa Hanura, Kecamatan Teluk Pandan, Minggu (26/7/2026).

Perlombaan yang diikuti oleh 11 peserta dari perwakilan 11 kecamatan se-Kabupaten Pesawaran ini merupakan agenda kemeriahan Hari Jadi ke-19 Kabupaten Pesawaran.

Dalam ajang tersebut, kontingen Way Lima memukau dewan juri dan penonton melalui penampilan seni tari tradisional “Tari Guwai Tapis”, yang dibawakan oleh Sanggar Betik Hati, Kecamatan Way Lima.

Dua siswi utusan sekolah, yakni Maura Anggraeni dan Eka Putri Aulia tampil gemilang memeragakan tarian daerah tersebut.

Kepala SMP Negeri 16 Pesawaran, Melda Novianti Mala bersama peserta yakni Maura Anggraeni dan Eka Putri Aulia. Foto: istimewa

Keberhasilan ini tentu tidak terlepas dari dukungan penuh jajaran pimpinan di tingkat kecamatan.

Sanggar Betik Hati yang dibina langsung oleh Camat Way Lima, Al Ihsan Iskahfi S.E., M.M., selaku penasihat sanggar dan Kepala SMP Negeri 16 Pesawaran, Melda Novianti Mala S.Pd., M.Pd., selaku pembina.

Camat Way Lima, Al Ikhsan Iskafi mengatakan, bahwa momentum ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam melestarikan budaya lokal.

“Saya berharap prestasi ini dapat menjadi momentum penting dalam melahirkan bibit-bibit unggul yang konsisten melestarikan seni dan budaya daerah khususnya di Kabupaten Pesawaran,” kata Iskafi.

Ia juga berpesan, pentingnya pembinaan yang berkelanjutan serta ruang tampil yang konsisten agar mampu memotivasi generasi muda supaya tidak hanya terpikat pada kesenian modern saja.

“Tetapi juga tetap mencintai dan menjaga warisan budaya leluhur,” imbuhnya.

Ia menambahkan, memasuki usianya yang ke-19, Kabupaten Pesawaran diharapkan semakin matang dalam pembangunan, dan seluruh elemen masyarakat bisa mendukung langkah konkret pemerintah untuk kemajuan daerah.

“Sehingga masyarakatnya semakin makmur, sejahtera dan senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai budaya lokal,” tambahnya.

Sementara, Kepala SMPN 16 Pesawaran Melda Novianti Mala menjelaskan, Tari Guwai Tapis merupakan seni tari tradisional asal Lampung yang sarat akan makna filosofis.

Sebab menurutnya, tarian ini menceritakan prosesi, kecintaan, dan kebanggaan masyarakat Lampung dalam menenun serta mengenakan kain tapis.

“Secara visual, tarian ini menggambarkan suasana pesta adat Lampung. Para penari biasanya perempuan tampil anggun dengan gerakan gemulai yang merefleksikan keindahan kain tapis yang merupakan warisan budaya Lampung,” kata Melda.

Ia mengatakan, kain tapis yang disulam menggunakan benang emas dengan berbagai motif simbolis sarat makna budaya dan tersirat dalam momentum saat ini.

“Semoga generasi muda bisa termotivasi dan terus melestarikan adat budaya Lampung. Dan momen HUT ke-19 ini, Kabupaten Pesawaran bisa lebih maju dan jaya selalu,” tutup Melda. (***)